Our Blog

Atropin: Obat Penting dalam Anestesi dan Pengelolaan Sistem Saraf

 

Atropin: Obat Penting dalam Anestesi dan Pengelolaan Sistem Saraf


Atropin (Sulfas Atropin) adalah suatu obat anticholinergic atau antidot untuk menangani zat kimia yang menyerang sistem saraf, beberapa tipe dari detak jantung yang melambat dan untuk menurunkan produksi air liur saat operasi. 

Atropin termasuk dalam golongan obat antimuskarinik yang tersedia dalam bentuk ampul dengan konsentrasi 0,25 mg/mL. Obat ini diberikan secara intravena dengan dosis 0,005 mg/kgBB. Atropin digunakan untuk mengatasi kondisi asistol atau PEA, bradikardi, serta keracunan organofosfat.

sumber gambar:  https://images.app.goo.gl/RgN9ypSUNzKVLnY57 

Efek Samping: meliputi gangguan irama jantung dan kelainan konduksi termasuk ventrikel fibrilasi, ventrikel takikardia, left bundle branch block, dan atrium fibrilasi. Selain itu, dapat menyebabkan risiko hipertensi dan infark jantung. Penggunaan obat-obatan antikolinergik juga dapat berbahaya pada beberapa pasien dengan takikardia, hipertiroidisme, glaukoma sudut tertutup, dan lansia dengan penyakit jantung koroner.


sumber:

Febriyanti, F., Amri, I., & Nasir, M. (2020). Oculocardiac reflex: Two episodes of intraoperative bradycardia induced by oculi evisceration under general anesthesia—A rare case report. Jurnal Medical Profession (MedPro), 2(2), 145–154.

Suparti, N. S., & Susyiadi, S. (Edisi ke-3, 2024). Modul Praktikum Instrumen Anestesiologi. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Fakultas Ilmu Kesehatan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PHARMANEST Designed by Templateism | Blogger Templates Copyright © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.